Kategori: Berita

berita terkini

  • SMKN 4 Padalarang Semarakkan World Cleanup Day dengan Aksi Bersih Sekolah dan Lingkungan Sekitar

    SMKN 4 Padalarang Semarakkan World Cleanup Day dengan Aksi Bersih Sekolah dan Lingkungan Sekitar

    Padalarang — Dalam rangka memperingati World Cleanup Day (WCD), SMKN 4 Padalarang melaksanakan kegiatan aksi bersih lingkungan di area sekolah dan lingkungan sekitar sekolah dengan radius hingga 300 meter. Kegiatan ini menjadi momentum bagi seluruh warga sekolah untuk meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sekaligus menumbuhkan kesadaran bahwa menjaga kebersihan merupakan tanggung jawab bersama.

    Kegiatan World Cleanup Day di SMKN 4 Padalarang dibuka secara langsung oleh Kepala SMKN 4 Padalarang, Dr. Edi Gunawan, S.Pd., M.Pd. Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Pengawas Pembina SMK dari KCD VI Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Erik Pratama, S.Pd., MT., serta diikuti oleh siswa, guru, tenaga kependidikan, dan berbagai elemen sekolah lainnya.

    Dalam kegiatan tersebut, seluruh peserta bergerak bersama membersihkan lingkungan sekolah dan area di sekitar sekolah. Kegiatan tidak hanya difokuskan pada halaman dan fasilitas sekolah, tetapi juga menyasar lingkungan sekitar dalam radius 300 meter. Para peserta melakukan pemungutan sampah, membersihkan area yang terlihat kotor, serta memilah sampah yang ditemukan agar lingkungan menjadi lebih bersih, rapi, dan nyaman.

    Kebersamaan menjadi salah satu hal yang terlihat dalam pelaksanaan kegiatan. Para siswa bersama guru dan tenaga kependidikan bekerja secara gotong royong di berbagai titik yang telah ditentukan. Melalui kegiatan tersebut, peserta didik tidak hanya mendapatkan pengalaman dalam menjaga kebersihan, tetapi juga belajar mengenai pentingnya kerja sama, kepedulian terhadap lingkungan, serta tanggung jawab sebagai bagian dari masyarakat.

    Dalam sambutannya, Pengawas Pembina SMK, Erik Pratama, S.Pd., MT., menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan World Cleanup Day di SMKN 4 Padalarang. Menurutnya, kegiatan bersih lingkungan tidak seharusnya berhenti sebagai kegiatan seremonial yang dilakukan pada waktu-waktu tertentu, tetapi perlu dilanjutkan menjadi sebuah kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.

    Beliau mengajak seluruh siswa dan elemen sekolah lainnya untuk menjadikan kegiatan menjaga kebersihan sebagai budaya yang dilakukan secara konsisten.

    Kegiatan seperti ini jangan hanya dilakukan hari ini. Mari kita teruskan menjadi sebuah kebiasaan yang konsisten, baik di sekolah maupun di rumah dan lingkungan tempat tinggal masing-masing,” demikian pesan yang disampaikan dalam sambutannya.

    Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa kebersihan lingkungan membutuhkan partisipasi dan kesadaran setiap individu. Sekolah dapat menjadi tempat yang baik untuk membangun kebiasaan tersebut sebelum diterapkan dalam kehidupan keluarga dan masyarakat.

    Sementara itu, Kepala SMKN 4 Padalarang, Dr. Edi Gunawan, S.Pd., M.Pd., dalam pembukaan kegiatannya turut mendorong seluruh warga sekolah untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga lingkungan. Pelaksanaan World Cleanup Day diharapkan tidak hanya menghasilkan lingkungan sekolah yang bersih, tetapi juga membangun karakter peserta didik yang peduli terhadap lingkungan dan memiliki rasa tanggung jawab sosial.

    Kegiatan ini juga sejalan dengan upaya sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang bersih, sehat, nyaman, dan mendukung proses pembelajaran. Lingkungan yang terawat diharapkan dapat memberikan suasana yang lebih baik bagi seluruh warga SMKN 4 Padalarang.

    Pelaksanaan World Cleanup Day di SMKN 4 Padalarang menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian sekolah terhadap lingkungan. Lebih dari sekadar kegiatan membersihkan sampah, aksi ini diharapkan menjadi langkah awal untuk membangun budaya hidup bersih dan peduli lingkungan secara berkelanjutan.

    Dengan semangat gotong royong yang ditunjukkan seluruh peserta, SMKN 4 Padalarang berkomitmen untuk terus menumbuhkan kebiasaan menjaga kebersihan, tidak hanya di lingkungan sekolah, tetapi juga di rumah dan lingkungan tempat tinggal masing-masing. Lingkungan yang bersih tercipta bukan sebatas hasil dari kegiatan bersih-bersih insidental, melainkan buah dari kebiasaan baik yang dilakukan secara konsisten.

  • Membangun Prestasi, Karakter, dan Menjadi Lebih Baik Setiap Hari

    Membangun Prestasi, Karakter, dan Menjadi Lebih Baik Setiap Hari

    “Setiap murid yang berdiri di lapangan hari ini adalah murid terpilih. Masuk ke SMKN 4 Padalarang adalah prestasi, sedangkan bertahan, berkembang, dan lulus dengan karakter unggul adalah perjuangan yang sesungguhnya.”

    Suasana khidmat menyelimuti lapangan SMKN 4 Padalarang pada upacara bendera kali ini. Upacara ini menjadi momentum penting yang menandai dimulainya perjalanan belajar seluruh peserta didik, khususnya bagi murid kelas X yang baru saja menyelesaikan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) serta murid kelas XI yang kini memasuki jenjang berikutnya dengan tanggung jawab yang lebih besar.

    Dalam amanatnya, Bapak Asep Ridwan selaku pembina upacara menyampaikan bahwa upacara bendera bukan sekadar kegiatan rutin setiap hari Senin, melainkan menjadi titik awal untuk menumbuhkan semangat baru, memperkuat karakter, serta membangun komitmen dalam menjalani proses pendidikan di SMKN 4 Padalarang.

    Bagi murid kelas X, upacara tersebut menjadi penanda bahwa mereka kini telah resmi menjadi bagian dari keluarga besar SMKN 4 Padalarang. Setelah beberapa hari mengikuti MPLS, mengenal lingkungan sekolah, budaya, tata tertib, serta nilai-nilai yang dijunjung tinggi, kini saatnya mereka memasuki proses belajar yang sesungguhnya.

    Namun ada satu hal yang patut disadari oleh seluruh murid baru. Mereka adalah murid-murid pilihan.

    Untuk dapat diterima di SMKN 4 Padalarang bukanlah perkara mudah. Pada Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ini, jumlah pendaftar mencapai lebih dari 2.000 calon murid, sementara daya tampung sekolah jauh lebih terbatas. Artinya, setiap murid kelas X yang berdiri di lapangan upacara pagi ini telah berhasil melewati persaingan yang ketat dan menunjukkan bahwa mereka memiliki potensi untuk menjadi bagian dari sekolah ini.

    Keberhasilan tersebut bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar. Prestasi saat diterima harus dibuktikan kembali melalui kedisiplinan, semangat belajar, kerja keras, dan sikap yang baik selama menempuh pendidikan.

    Sementara itu, bagi murid kelas XI, pembina upacara mengingatkan bahwa mereka juga merupakan siswa-siswa yang memiliki daya juang tinggi. Tidak semua teman seangkatan mereka mampu bertahan hingga memasuki tahun kedua pembelajaran. Dalam perjalanan selama satu tahun terakhir, ada belasan siswa yang memilih mengundurkan diri, pindah sekolah, ataupun tidak dapat melanjutkan pendidikan karena berbagai alasan, termasuk ketidakmampuan mengikuti aturan dan budaya disiplin yang diterapkan di sekolah.

    Karena itu, murid kelas XI patut bersyukur sekaligus bangga atas pencapaian tersebut. Mereka telah menunjukkan kemampuan untuk beradaptasi, belajar, dan bertahan menghadapi tantangan yang ada. Kini mereka memiliki peran baru sebagai kakak kelas yang akan menjadi teladan bagi adik-adiknya.

    “Setiap perkataan, sikap, dan perilaku kalian akan diperhatikan dan bahkan ditiru oleh murid kelas X. Jadilah contoh dalam kedisiplinan, sopan santun, semangat belajar, dan tanggung jawab,” pesan pembina upacara yang juga seorang guru Pendidikan Pancasila ini.

    Lebih lanjut disampaikan bahwa kesuksesan seseorang tidak dibangun oleh satu tindakan besar, melainkan oleh kebiasaan-kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten setiap hari. Datang tepat waktu, menghormati guru dan teman, menjaga kebersihan lingkungan sekolah, mengerjakan tugas dengan sungguh-sungguh, serta memiliki kejujuran merupakan kebiasaan sederhana yang akan membentuk karakter seorang pelajar.

    Sebagai sekolah kejuruan, SMKN 4 Padalarang tidak hanya mempersiapkan peserta didik agar memiliki kompetensi teknis sesuai bidang keahliannya, tetapi juga membentuk karakter profesional yang akan menjadi bekal ketika memasuki dunia kerja, dunia usaha, maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

    Saat ini, dunia industri tidak hanya membutuhkan tenaga kerja yang memiliki keterampilan, tetapi juga pribadi yang disiplin, bertanggung jawab, jujur, mampu bekerja sama, serta memiliki kemauan untuk terus belajar. Keterampilan dapat terus diasah, tetapi karakter yang baik harus dibangun sejak berada di bangku sekolah.

    Oleh karena itu, seluruh murid diajak membiasakan sikap-sikap sederhana dalam kehidupan sehari-hari, seperti datang tepat waktu, bersikap jujur dalam setiap pekerjaan, bertanggung jawab terhadap tugas yang diberikan, menghormati guru, orang tua, dan teman, serta tidak pernah berhenti belajar dan bertanya.

    Pak Asep Ridwan juga mengajak seluruh peserta didik untuk menjadikan tahun ajaran baru sebagai lembaran baru. Apa pun pencapaian maupun kekurangan pada tahun sebelumnya hendaknya dijadikan pelajaran untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

    Setiap hari adalah kesempatan untuk berkembang. Setiap tugas adalah kesempatan untuk belajar. Setiap tantangan adalah kesempatan untuk menguatkan diri. Tidak perlu selalu menjadi yang terbaik dibandingkan orang lain, tetapi berusahalah menjadi lebih baik dibandingkan diri sendiri pada hari kemarin.

    Di akhir amanatnya, seluruh siswa diajak membangun komitmen sederhana namun bermakna: datang ke sekolah dengan niat untuk belajar, pulang membawa ilmu, dan meninggalkan jejak kebaikan setiap hari.

    Harapan besar pun disampaikan kepada seluruh keluarga besar SMKN 4 Padalarang agar tahun ajaran baru ini menjadi awal lahirnya semakin banyak prestasi, inovasi, dan karakter unggul dari para peserta didik.

    Karena pada akhirnya, keberhasilan seorang lulusan SMK tidak hanya diukur dari ijazah atau nilai akademiknya, tetapi juga dari integritas, kedisiplinan, kemampuan bekerja sama, serta karakter yang melekat dalam dirinya.

    Diakhir amanatnya, beliau menyampaikan pesan kepada seluruh murid agar terus belajar, terus bertumbuh, dan membuktikan bahwa menjadi bagian dari SMKN 4 Padalarang adalah sebuah prestasi yang harus dijaga dengan kerja keras, tanggung jawab, dan semangat untuk menjadi lebih baik setiap hari.

  • SMKN 4 Padalarang Terima 15 Mahasiswa GEMA JABAR, Perkuat Kolaborasi Sekolah dan Perguruan Tinggi

    SMKN 4 Padalarang Terima 15 Mahasiswa GEMA JABAR, Perkuat Kolaborasi Sekolah dan Perguruan Tinggi

    PADALARANG – SMKN 4 Padalarang secara resmi menerima 15 mahasiswa peserta Gerakan Mahasiswa Mengajar Jawa Barat (GEMA JABAR) pada Rabu, 15 Juli 2026. Kegiatan penerimaan yang berlangsung di Lobby sekolah tersebut dipimpin langsung oleh Kepala SMKN 4 Padalarang, Dr. Edi Gunawan, S.Pd., M.Pd. Kehadiran para mahasiswa menjadi bagian dari pelaksanaan Program Penguatan Profesional Bidang Kependidikan (PROBIDIK) yang diselenggarakan melalui kolaborasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat dengan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI).

    Sebanyak 15 mahasiswa yang ditempatkan di SMKN 4 Padalarang berasal dari empat program studi, yaitu Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Pendidikan Ilmu Komputer, Pendidikan Bahasa Sunda, serta Pendidikan Teknik Otomasi Industri dan Robotika. Selama menjalankan penugasan, mereka akan berkolaborasi dengan guru dalam mendukung kegiatan pembelajaran, pengembangan media ajar, pendampingan peserta didik, serta berbagai aktivitas akademik dan nonakademik di lingkungan sekolah.

    Dalam sambutannya, Kepala SMKN 4 Padalarang, Dr. Edi Gunawan, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada sekolah sebagai salah satu lokasi pelaksanaan GEMA JABAR. Menurutnya, program ini menjadi kesempatan yang baik bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman nyata di dunia pendidikan sekaligus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah.

    “Kami mengucapkan selamat datang kepada seluruh mahasiswa GEMA JABAR di SMKN 4 Padalarang. Jadikan kesempatan ini sebagai sarana belajar dan mengembangkan kompetensi sebagai calon pendidik. Bangun komunikasi yang baik dengan guru, tenaga kependidikan, dan peserta didik, serta laksanakan setiap tugas dengan penuh tanggung jawab. Semoga pengalaman yang diperoleh selama berada di sekolah ini menjadi bekal berharga dalam mengabdikan diri di dunia pendidikan,” ujar Dr. Edi Gunawan, S.Pd., M.Pd

    Program GEMA JABAR dirancang untuk memberikan pengalaman praktik mengajar secara langsung kepada mahasiswa kependidikan melalui pendampingan guru pamong dan dosen pembimbing. Dengan terlibat dalam berbagai aktivitas sekolah, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian yang dibutuhkan sebagai calon guru.

    Di SMKN 4 Padalarang, para mahasiswa tidak saja ditempatkan sesuai dengan bidang keahlian dan kompetensinya, tapi juga dilibatkan dalam kegiatan Bimbingan dan Konseling. Mereka akan berpartisipasi dalam proses pembelajaran di kelas, membantu penyusunan perangkat ajar, mengembangkan media pembelajaran berbasis teknologi, mendampingi kegiatan proyek peserta didik, melaksanakan piket guru, serta mendukung berbagai program sekolah yang bertujuan meningkatkan mutu layanan pendidikan.

    Kehadiran mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu juga diharapkan mampu menghadirkan perspektif baru dalam proses pembelajaran. Kolaborasi antara mahasiswa, guru, dan warga sekolah menjadi langkah nyata dalam menciptakan lingkungan belajar yang lebih inovatif, kreatif, dan adaptif terhadap perkembangan pendidikan.

    Melalui partisipasi dalam Program GEMA JABAR, SMKN 4 Padalarang menegaskan komitmennya untuk terus membangun kemitraan dengan perguruan tinggi dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan. Sinergi yang terjalin diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi mahasiswa sebagai calon pendidik, tetapi juga memberikan kontribusi positif bagi pengembangan pembelajaran serta peningkatan mutu pendidikan di SMKN 4 Padalarang.

  • Konsisten Juara! Raya Tambah Koleksi Prestasi Taekwondo

    Konsisten Juara! Raya Tambah Koleksi Prestasi Taekwondo

    Prestasi membanggakan ditorehkan oleh salah satu siswa SMKN 4 Padalarang. Raya Dwi Haryadi, siswa kelas XI Teknik Elektronika B, kembali mengharumkan nama sekolah melalui capaian gemilang di cabang olahraga beladiri Taekwondo.

    Pada ajang ITN Open IX yang digelar di Gymnasium UPI, Jalan Setiabudhi, Kota Bandung, pada 14–15 Februari 2026, Raya sukses mempersembahkan medali dari dua kelas berbeda.

    Adapun prestasi yang diraih adalah:

    • 🥇 Juara 1 Poomsae Freestyle U-17 Individu Putra
    • 🥉 Juara 3 Poomsae U-30 Team Putra Prestasi

    Kejuaraan Taekwondo antarunit se-Jawa Barat ini diselenggarakan oleh Institut Taekwondo Nusantara (ITN), dan dikenal sebagai salah satu kejuaraan terbesar, paling konsisten, serta paling diminati oleh para taekwondoin maupun Unit Taekwondo di Jawa Barat. Pada tahun ini saja, ajang tersebut diikuti oleh 2.000-an taekwondoin yang berasal dari 24 Pengcab Taekwondo Indonesia dan 188 unit se-Jawa Barat. Tingginya jumlah peserta menunjukkan ketatnya persaingan yang harus dihadapi setiap atlet, termasuk Raya.

    Keberhasilan meraih juara di kelas Poomsae Freestyle U-17 Individu Putra menjadi bukti kemampuan teknik, kreativitas, serta penguasaan gerakan yang sangat baik. Sementara itu, raihan juara 3 di kelas Poomsae U-30 Team Putra Prestasi menunjukkan kemampuan kerja sama tim dan kekompakan yang solid.

    Pada apel pagi tanggal 25 Februari 2026, Kepala SMKN 4 Padalarang, Dr. Edi Gunawan, S.Pd., M.Pd., memberikan apresiasi yang tinggi kepada Raya atas prestasi yang diraihnya. Penghargaan tersebut menjadi bentuk dukungan sekolah terhadap siswa yang berprestasi, baik di bidang akademik maupun non-akademik.

    Prestasi ini tentu bukan yang pertama bagi Raya. Selama ini, ia memang dikenal sebagai siswa yang konsisten menorehkan berbagai pencapaian di bidang Taekwondo. Tambahan dua medali ini semakin memperkaya koleksi prestasi yang telah ia raih sebelumnya, sekaligus mengukuhkan namanya sebagai salah satu atlet muda berbakat yang dimiliki SMKN 4 Padalarang.

    Keberhasilan Raya diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk terus mengembangkan potensi diri di bidang masing-masing. Dengan disiplin, kerja keras, dan dukungan dari sekolah, setiap siswa memiliki kesempatan yang sama untuk meraih prestasi dan membawa nama baik sekolah ke tingkat yang lebih tinggi.

    Selamat dan sukses untuk Raya Dwi Haryadi. Semoga prestasi ini menjadi langkah menuju pencapaian yang lebih besar di masa mendatang.

    konsisten juara taekwondo

    SMKN 4 Padalarang — Terdepan, Berprestasi, Berkarya, dan Membanggakan.

  • Penyambutan Kepala Sekolah Baru SMKN 4 Padalarang

    Penyambutan Kepala Sekolah Baru SMKN 4 Padalarang

    Padalarang — Suasana penuh kehangatan sangat terasa di Aula SMKN 4 Padalarang pada Rabu pagi (5/11/2025) saat warga sekolah menyambut kedatangan Kepala Sekolah baru, Dr. Edi Gunawan, S.Pd., M.Pd. Acara penyambutan berlangsung khidmat, dihadiri oleh seluruh guru, tenaga kependidikan, Ketua Komite Sekolah, perwakilan siswa, serta Pengawas Pembina dari Kantor Cabang Dinas Wilayah VI Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat.

    Dr. Edi Gunawan, atau yang akrab disapa Pak Egun, bukanlah sosok asing bagi keluarga besar SMKN 4 Padalarang. Sebelum dipercaya memimpin SMKN Pertanian Pembangunan (PP) Lembang selama lebih dari lima tahun, beliau pernah menjadi guru Bahasa Inggris di sekolah ini. Kembalinya beliau disambut dengan antusias oleh para guru dan staf yang masih mengenangnya sebagai sosok pendidik yang komunikatif, dan dekat dengan semua kalangan.

    Acara penyambutan dimulai dengan upacara singkat, dilanjutkan dengan sambutan-sambutan dari perwakilan guru dan manajemen SMKN 4 Padalarang dan juga SMKN PP Lembang sebagai sekolah yang ditinggalkan Pak Egun. Semua perwakilan SMKN 4 Padalarang mengucapkan selamat datang kepada kepala sekolah baru. Dalam sambutannya, Pa Egun menyampaikan rasa haru dan bangganya bisa kembali ke lingkungan yang pernah menjadi bagian dari perjalanan kariernya.

    “Saya seperti pulang ke rumah sendiri. Banyak wajah yang masih saya kenal, dan tentu banyak juga wajah baru yang siap berjuang bersama untuk membawa SMKN 4 Padalarang menjadi sekolah “TERDEPAN”yang lebih maju dan berprestasi,” ujar Pa Egun dalam sambutannya.

    Beliau menekankan pentingnya kebersamaan, komunikasi terbuka, dan ketaatan tegak lurus pada pimpinan sebagai kunci utama keberhasilan organisasi sekolah.

    “Saya mohon kepada seluruh warga sekolah—baik guru, tenaga kependidikan, maupun siswa—untuk “Sami’na wa Atho’na”, selalu mau mendengar, mau diajak berdiskusi, dan yang paling penting, taat pada pimpinan. Karena dengan satu komando, kita akan lebih mudah melangkah menuju tujuan bersama,” tambahnya.

    Sementara itu, Ketua komite Sekolah, Suhendar, S.P., yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi atas semangat kekeluargaan di SMKN 4 Padalarang. Ia juga berharap kepemimpinan baru ini dapat membawa semangat baru bagi pengembangan mutu pendidikan vokasi di Jawa Barat pada khususnya.

    Ketua Komite Sekolah juga menyampaikan rasa optimis dengan kehadiran Pak Egun. “Beliau orangnya disiplin, tapi juga komunikatif. Kami yakin dengan kepemimpinan beliau, SMKN 4 Padalarang akan semakin berkembang,” ujarnya.

    Di akhir acara, seluruh peserta berfoto bersama sebagai simbol dimulainya babak baru kepemimpinan di SMKN 4 Padalarang. Dengan pengalaman panjang dan rekam jejak yang kuat di dunia pendidikan vokasi, Pak Egun diharapkan mampu membawa semangat baru serta memperkuat budaya kerja yang kolaboratif dan berintegritas tinggi.

    Penyambutan kepala sekolah baru ini menjadikannya bukan saja momen seremonial, melainkan juga penegasan komitmen seluruh warga sekolah untuk terus bergerak maju, mewujudkan SMKN 4 Padalarang yang “TERDEPAN” dalam membentuk generasi yang Terampil, Edukatif, Religius, dan Dedikatif dengan semangat Excellent, Peduli, Aktif, dan Nasionalis.